GridOto.com - Banyak pemilik mobil fokus merawat tampilan eksterior dan mesin, namun sering lupa merawat bagian bawah atau kolong kendaraan.
Padahal, area sasis dan dek mobil menjadi salah satu komponen penting yang rentan mengalami karat akibat paparan air hujan, lumpur, genangan, hingga udara lembap.
Kondisi ini cukup umum terjadi di negara beriklim tropis yang memiliki curah hujan tinggi seperti Indonesia.
Makanya, pelapisan anti karat menjadi salah satu langkah perawatan yang disarankan untuk menjaga kondisi sasis tetap awet dalam jangka panjang.
"Perlindungan anti karat untuk mobil memang penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang. Anti karat sangat efektif manfaatnya bila dilakukan saat kondisi sasis atau dek mobil masih dalam keadaan baik," ujar Tomy Gunawan dari Tomi Airbrush.
Menurut Tomy, bagian kolong mobil sering luput dari perhatian pemilik karena tidak terlihat secara langsung yang memicu munculnya korosi.
Baca Juga: Clean N Tidy Diskon Hingga 30 Persen di GIIAS 2025, Hadirkan Teknologi Baru Anti Karat
Nah dengan adanya lapisan anti karat, risiko korosi pada komponen berbahan logam bisa diminimalkan.
Selain melindungi sasis dari korosi, Tomy menyebut lapisan anti karat juga membantu menjaga kekuatan struktur rangka kendaraan, mencegah keropos pada bagian bawah mobil, hingga melindungi komponen dari benturan kerikil dan kotoran jalan.
Hal yang paling penting, dengan pelapisan anti karat kondisi kolong mobil jadi terjaga yang membuat nilai jual kembalinya menjadi tinggi.
Meski begitu, Tomy juga mewanti kalau proses pelapisan anti karat tidak bisa dilakukan sembarangan agar hasilnya maksimal.