Suzuki Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo Berbuntut Panjang, Ada Benda Tak Lazim di Kabin

By , Kamis, 11 Juni 2026 | 15:30 WIB

Suzuki Baleno terbakar usai isi BBM di SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dari dalam kabin ditemukan 8 jeriken berisi Pertalite (Ahsan Faradisi/TribunJatim.com)

"Begitupun pengemudinya. Namun sejauh ini pengemudi maupun pemilik mobil belum bisa dimintai keterangan, karena memang saat kejadian, pengemudi mengalami luka bakar," ungkap Kembar menambahkan.

Fokus penyelidikan Satreskrim Polres Probolinggo saat ini diarahkan pada dugaan praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Keberadaan 8 jeriken Pertalite di dalam Suzuki Baleno tersebut menjadi indikasi awal adanya aktivitas ilegal.

Polisi tengah memastikan apakah ada modifikasi tangki atau sistem penyedot khusus di dalam mobil sedan tersebut.

"Kami juga memastikan tentang mobil yang terbakar yang diduga sebagai mobil penyedot BBM. Masih kami dalami semuanya termasuk mencari penyebab pastinya," tandas Kembar.

Diketahui, insiden terbakarnya Suzuki Baleno tersebut terjadi pagi hari, (4/6/26) lalu.

Insiden bermula sesaat setelah pengemudi Suzuki Baleno selesai melakukan pengisian Pertalite.

Ketika mobil hendak beranjak, percikan api tiba-tiba muncul dari dalam mobil dan dengan cepat membesar, memicu kepanikan warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi Kraksaan.

Baca Juga: Toyota Avanza Meleleh Sisa Rangka di Lokasi Fatal, Polisi Kaget Ada Benda Tak Lazim di Kabin

Sebelum petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba, karyawan SPBU sempat mencoba melokalisasi api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Namun, karena material di dalam mobil mudah terbakar, api baru bisa sepenuhnya dikuasai setelah petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Probolinggo menerjunkan dua unit armada gajah merah.

Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo, Adi Susanto, membenarkan proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga area benar-benar dinyatakan aman dan kondusif.

"Sebelumnya sudah dilakukan penanganan oleh petugas SPBU menggunakan APAR yang tersedia. Kemudian kami dengan dua armada mobil damkar. Satu jam kemudian, alhamdulillah api sudah padam," jelas Adi.