Saat melakukan pencarian, T melihat Bripda PA terjatuh di kawasan Km 8.
Merasa telah menjadi korban penipuan, T kemudian mengamankan Bripda PA sambil berteriak 'maling'.
Teriakan tersebut langsung memancing perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.
Situasi pun dengan cepat memanas.
Sejumlah warga yang terpancing emosi ikut mengamankan Bripda PA hingga terjadi aksi amuk massa.
Akibat kejadian tersebut, oknum anggota Polri itu dilaporkan mengalami sejumlah luka.
Saat dikonfirmasi, Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriyadi melalui Kasi Humas Polresta Palangka Raya, AKP Sukrianto membenarkan adanya kejadian tersebut.
Pihaknya menegaskan dugaan keterlibatan anggota Polri dalam kasus penipuan jual beli mobil bekas itu masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Ditipu Oknum Polisi Rp 354 Juta, Berawal Titip Urus Pajak Kendaraan
"Untuk dugaan keterlibatan anggota masih dilakukan penyelidikan. Terkait sanksi juga menunggu hasil pemeriksaan," terang Sukrianto, (8/6/26) melansir Kompas.com.
"Apabila nantinya terbukti terlibat, yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai putusan sidang," tegas Sukrianto.
Berkaitan dengan informasi apakah ada dari pihak massa maupun debt collector yang turut diamankan dalam perkara tersebut, Sukrianto menyebutkan pihaknya tidak ada mengamankan penagih utang.
Bripda PA juga mengaku tidak mengenal pihak debt collector.