Ia menilai, persoalan jalan rusak tidak hanya dipicu oleh faktor teknis di lapangan, tetapi juga berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan proyek, hingga pengawasan konstruksi yang belum optimal.
Kesalahan dalam perencanaan, penggunaan material berkualitas rendah, atau pengerjaan yang tidak sesuai standar dapat membuat umur jalan menjadi lebih pendek.