Ia memastikan pihak kepolisian kini sedang mendalami identitas pelaku yang diduga kuat merupakan anggota TNI gadungan.
"Benar di Pamulihan, kejadiannya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB," kata Tri Sunu. Ia juga menambahkan bahwa korban sudah melapor, dan kasus sudah dalam penanganan polisi.
Polisi juga tengah menelusuri keberadaan CR-V putih yang digunakan pelaku sebagai petunjuk utama.
AKP Tanwin Nopiansah menegaskan bahwa pendalaman kasus ini penting guna mencegah adanya korban-korban baru dengan modus serupa di wilayah hukum Sumedang.
"Lagi penyelidikan, pelaku diperkirakan (TNI) gadungan," tegas Tanwin.