Trio mengimbau kepada jukir lainnya untuk segera melakukan aktivasi ATM dan rekening di Kantor Dishub Surabaya.
Mereka juga mengurusnya di bank di setiap cabangnya.
“Pemkot menjalankan digitalisasi parkir ini bukan karena pendapatan parkir, tapi karena memang tuntutan warga Kota Surabaya untuk transparansi parkir,” ujarnya.
“Jadi ketika digitalisasi parkir ini nanti (berjalan), tidak ada saling tuduh, ini uang masuk ke jukir, ke Kartar (Karang Taruna), ke UPT Parkir atau Dinas Perhubungan, kita semua transparan,” tutupnya.