Estimasi harga yang diterima Agrinas diperkirakan ada di kisaran Rp 200 jutaan per unit.
Menariknya, harga tersebut sudah berstatus On The Road (OTR).
Artinya, unit diterima di seluruh wilayah Indonesia termasuk Papua tanpa ada tambahan biaya distribusi atau pungutan lain.
Jadi harga yang disepakati adalah harga final sampai ke titik tujuan.
Dengan pembelian dalam jumlah masif dan negosiasi langsung ke prinsipal, Agrinas mengklaim mampu menekan biaya sampai Rp 46 triliun dibandingkan skema pengadaan dengan harga pasar umum.
Soal spesifikasi, unit yang didatangkan bukan varian entry level.
Seluruh kendaraan sudah disiapkan untuk kebutuhan operasional berat, khususnya untuk wilayah dengan kondisi jalan dan infrastruktur yang menantang.