Ia mengklaim parkir motor relatif aman selama tetap menghindari patroli petugas.
Sementara itu, salah seorang pengguna jasa parkir dadakan, Irvan (30), membenarkan dirinya membayar Rp 5.000 untuk sekali parkir.
Ia memilih parkir di tepi jalan karena dinilai lebih praktis, meski tarif parkir resmi di gedung hanya Rp 2.000 per jam.
Irvan mengaku datang ke Tanah Abang untuk mengantar istrinya berbelanja kebutuhan Lebaran.
Menurutnya, parkir di dekat pintu masuk memudahkan mobilitas saat harus berpindah lokasi belanja.
Sebelumnya, pada Senin (16/2/2026), tarif parkir motor dadakan di lokasi yang sama sempat mencapai Rp 10.000 per kendaraan.