GridOto.com - Memasuki bulan Ramadan, cara berkendara juga perlu sedikit penyesuaian.
Alasannya saat puasa tubuh menahan lapar dan haus seharian, jadi stamina biasanya tidak sebugar biasanya.
Oleh karena itu pengemudi sebaiknya mengatur ritme perjalanan dan tidak memaksakan diri.
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, mengingatkan agar pengemudi lebih hemat tenaga saat berkendara di bulan puasa.
Sebisa mungkin hindari aktivitas yang terlalu menguras fisik maupun pikiran.
“Kalau memungkinkan, hindari kemacetan. Tetap sabar dan toleran saat menghadapi pengguna jalan lain,” ujarnya menukil Kompas.com.
Ia juga mengingatkan, kalau ingin berhenti untuk berbuka puasa, pastikan memilih tempat parkir yang resmi dan aman.
Baca Juga: Mudik Lebaran Naik Mobil Bekas Daihatsu Rocky, Tipe 1.2 X M/T Cuma Segini
Jangan berhenti sembarangan di pinggir jalan.
Meski sudah menepi dari badan jalan, tetap ada risiko tertabrak kendaraan lain.
Untuk urusan berbuka, Sony menyarankan agar tidak makan berlebihan.
Cukup sekadar membatalkan puasa dulu.