Mengingat jalur yang dilalui cukup ekstrem, Radityo memilih membawa Mitsubishi Pajero Sport sebagai teman perjalanan andalan saat menyusuri medan ekstrim berupa jalan tanah dan bebatuan menuju lokasi.
Radityo menjelaskan bahwa kendaraan tersebut dibekali sistem penggerak roda yang dapat disesuaikan dengan kondisi permukaan jalan, sehingga membantu menjaga traksi saat melintasi jalur offroad.
“Kalau jalurnya mulai berat, penggerak empat rodanya bisa diaktifkan supaya mobil tetap stabil,” kata Radityo.
Saat memasuki tanjakan dan turunan curam, fitur pendukung berkendara kembali dimanfaatkan.
Sistem yang membantu menjaga laju kendaraan di turunan membuat mobil tetap terkendali tanpa perlu pengereman berlebihan.
“Di turunan seperti ini, mobilnya bisa menahan kecepatan sendiri, jadi lebih tenang buat dilewati,” ujar Radityo.
Ground clearance 218 mm yang tinggi juga membantu saat kendaraan melewati jalan berbatu. Mobil tetap melaju tanpa rasa khawatir bagian bawah tersentuh batu besar, meski kontur jalan tidak rata.
“Kalau nyari burung di hutan, batu besar itu sering banget ditemui. Jadi kolong mobil yang tinggi bikin lebih pede di jalan,” kata Anya.
Selama kegiatan birding tersebut, Anya berhasil menemukan beberapa jenis burung. Salah satunya adalah burung kutilang yang terlihat bertengger di area pepohonan.
“Nah ini, mas, kita dapat burung kutilang,” ujar Anya saat menunjukkan hasil temuannya.
Di lokasi lain, Anya juga menemukan burung punai gading yang terlihat berpasangan. Menurutnya, momen tersebut cukup menarik karena berkaitan dengan perilaku burung di alam.