Di kelas utama saja, Rossi masih memimpin dengan 89 kemenangan, sedangkan Marquez berada di posisi kedua dengan 73 kemenangan.
Lagi-lagi, Marquez bisa menyamai rekor itu jika meraih 16 kemenangan, atau bahkan melewatinya dengan 17 kemenangan dalam satu musim.
Jika mampu kembali menjadi juara dunia bersama Ducati, Marquez juga akan mencatatkan rekor sebagai juara dunia beruntun tertua di MotoGP, rekor yang sebelumnya dipegang oleh Rossi.
Rossi meraih gelar beruntun pada 2008 dan 2009 saat berusia 29 dan 30 tahun, sementara Marquez kini sudah menjadi juara MotoGP tertua di usia 32 tahun.
Baca Juga: Aprilia Makin Mengancam, Motor RS-GP 2025 Disebut Lebih Baik dari Ducati
Untuk catatan fastest lap, Rossi masih unggul tipis dengan 76 catatan tercepat, dibandingkan 72 milik Marquez. Namun rekor ini dinilai tidak terlalu krusial dibanding pencapaian lainnya.
Meski begitu, ada satu statistik yang nyaris mustahil dikejar Marquez dalam waktu dekat, yakni jumlah podium.
Di semua kelas, Rossi telah naik podium sebanyak 235 kali, sementara Marquez baru 165 kali. Selisih 71 podium ini diperkirakan masih akan sulit terkejar dalam beberapa musim ke depan.
Hal serupa juga berlaku di kelas utama, di mana Rossi mencatat 199 podium, jauh di atas Marquez yang baru mengoleksi 126 podium.