"Dari pemeriksaan awal, kami tidak menemukan unsur kekerasan, kami hanya menemukan sejumlah obat yang diduga milik korban di dasbor mobilnya," ujar Masyita Dian, Rabu.
Menurut Masyita, dugaan korban meninggal lantaran sakit diperkuat dengan hasil pemeriksaan terhadap anak korban bernama Linda.
"Anak korban mengaku kalau ayahnya sudah lama mengidap gagal ginjal, yang setiap dua kali dalam seminggu diwajibkan untuk cuci darah," kata Masyita.
Saat ini, jenazah A berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, untuk dilakukan identifikasi, lalu diserahterimakan kepada keluarganya.