Sistem hybrid ini didukung transmisi 2-speed DHT yang terintegrasi dengan tujuh komponen utama. Bobotnya hanya 124,5 kg namun mampu mencapai efisiensi transmisi hingga 97 persen, dengan perpindahan gigi yang mulus tanpa hentakan.
BJ30 diklaim memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar hingga 15,5 km per liter, serta jarak tempuh mencapai 1.000 km dalam satu pengisian penuh.
Sistem hybrid pintar BJ30 juga dapat menyesuaikan skema penggerak secara otomatis, mulai dari motor listrik penuh di kecepatan rendah, mode seri di kecepatan sedang, hingga mode paralel di kecepatan tinggi.
Regenerasi energi terjadi saat pengereman atau perlambatan, dan baterai juga dapat diisi ulang saat kecepatan konstan melalui alternator.
Konsumen juga bisa memilih tujuh mode berkendara, termasuk untuk kondisi off-road seperti snow, sand, mud, dan wading.
Suhu baterai stabil di medan ekstrem
BJ30 dibekali baterai berperforma tinggi yang sudah diuji dalam lebih dari 35.000 siklus pengisian dan pengosongan.
Kinerjanya diklaim tetap stabil bahkan di suhu -35 celsius, dengan kepadatan daya 6.500 watt per kg.
Baterai ini juga lolos berbagai pengujian ekstrem, seperti tusukan, tekanan, dan tabrakan.
Kemampuan baterai dalam mengisi dan melepaskan energi juga diklaim 5–8 kali lebih efisien dibandingkan baterai BEV/PHEV biasa.
Desain gagah, kabin modern, dan senyap
Secara visual, BJ30 menampilkan desain “hardcore SUV” khas BAIC, dengan grille lima lubang dan bumper off-road.