"Jadi penyebab kecelakaan ini adalah faktor manusia yang kurang hati-hati," tambah Made.
Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah barang di dalam toko percetakan mengalami kerusakan parah.
Total kerugian yang diderita mencapai hingga Rp 3 miliar.
"Kerusakan mencakup 1 set mesin trotect, 2 mesin skycutt, 6 set komputer, 1 set mesin cetak, 1 kulkas, 1 mesin laminasi, 8 meja, 10 kursi, 2 stavolt, 1 stabilizer dan 2 bagian kaca ruko," perinci Made.