Kedua pengendara dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi.
"Untuk pengedara Honda ADV 160 meninggal dunia di rumah sakit, sedangkan untuk pengendara Ninja masih mendapat perawatan karena mengalami patah tulang," jelasnya.
Agar tidak terjadi kejadian serupa, Endang mengimbau pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak mengedepankan ego saat berkendara.
"Jangan sampai ngebut di jalan. Warga Solo ntuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan. Mari kita saling menghormati, menghargai pengguna jalan lain. Jaga keselamatan, itulah yang paling utama," jelasnya.