Namun, pemandangan paling miris, baginya adalah kondisi dari empat orang korban luka itu.
Julian melihat wajah dari si bapak mengalami luka parah dan kondisi kakinya patah.
Baca Juga: Livina Jadi Seonggok Besi Rongsokan, Diawali Bau Aneh yang Tercium Sopir
"4 orang. Satu keluarga. Anak bapak. Darah semua. Patah kakinya. Mereka naik 2 motor (ayah bonceng anak, dan ibu bonceng anak),"
"Mereka Ditabrak dari belakang. Lagi Jalan. Dan terseret wajahnya. Mereka korban luka baru dijemput pulang sekolah," jelasnya.
Menurutnya, Grand Livina itu melaju dari arah selatan kawasan Sukomanunggal menuju ke utara kawasan Tandes, dalam kecepatan cenderung kencang.
"Katanya oleng. Katanya nyalip, dari kiri. Kenceng. Perkiraan 80 km/jam," ucap Julian.
Lalu, LMPV tersebut berusaha melakukan manuver menyalip kendaraan lain di depannya melalui lajur kiri.
Sekita, lanjut Julian, mobil menabrak dua motor yang sedang melaju searah di sisi kiri jalan.
Kemudian, disusul menabrak empat motor yang sedang parkir di depan warkop.
Baca Juga: Identitas Sopir Nissan Grand Livina Putih Diamuk Massa Beringas di Solo, Kronologi Begini
Hingga, Grand Livina itu menabrak tiga tiang telekomunikasi setinggi sekitar 10 meter, dan berakhir terbalik di tengah jalan.