Akhir Kasus Nissan Grand Livina Diamuk Massa di Solo, Korban Dapat Duit Setuju Damai

By , Sabtu, 19 Oktober 2024 | 11:35 WIB

Nissan Grand Livina pelaku tabrak lari beberapa motor di kota Solo dan Sukoharjo diamuk massa di SPBU (IG/@peristiwasolo)

"Nyerempet anak SMP. Posisi mau parkir di Kalilarangan. Karena panik," tuturnya.

Sepmentara Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi juga telah mengkonfirmasi tidak ada upaya pelaku untuk melaporkan balik pengrusakan mobil.

Baca Juga: Geger Tabrak Lari Livina di Solo, Lambung Sopir Bersih Dari Cairan Ini

Kasus ini pun sedang dalam proses untuk restorative justice.

"Sampai dengan saat ini kami tidak mendapati itu. Kami tidak menerima pelaporan balik terhadap kerusakan kendaraannya. Bahkan pelaku mengarahnya akan memperbaiki sendiri," terang Iwan.

"Tidak ada tuntutan kepada orang-orang yang merusak kendaraannya. Motor yang rusak sudah ada kesepakatan untuk diberi bantuan pelaku," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Nissan Grand Livina diamuk massa di dalam SPBU kota Solo usai melakukan tabrak lari sejumlah kendaraan.

Bermula LMPV tersebut menabrak lari pengendara motor di Jl Kalilarangan, Jeyengan, Serengan, Solo, (14/10/24).

Bukannya berhenti, ABP justru tancap gas meninggalkan korban di lokasi pertama hingga dikejar warga.

Kondisi panik diamuk massa menjadi penyebab sopir Grand Livina nekat tancap gas usai insiden tabrak lari tersebut.

Baca Juga: Sopir Xenia Tabrak Lari Nenek Laminem Tereksekusi Kurang Dari 24 Jam, Kondisi Bodi Jadi Bukti

Namun ternyata, apa yang dilakukannya justru menambah rentetan kecelakaan lain.

Grand Livina tersebut kembali menabrak pengendara motor di beberapa tempat dan menimbulkan lebih banyak korban.

Satlantas Polresta Solo mencatat setidaknya sudah ada 6 korban yang menderita luka ringan. Sementara 4 motor dan satu mobil diamankan di Mapolresta Solo.