Rico sendiri mengaku terpancing dengan ajakan tawuran dari kelompok lawan.
Sementara, kedua rekannya sempat mabuk sebelum ikut serta dalam tawuran tersebut.
Mereka pun datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam berupa celurit sepanjang 1,5 meter.
"Sebelumnya pernah tantang-tantangan tapi baru kejadian sekali," katanya disitat dari TribunJateng.
Rico mengatakan, mulanya kedua kelompok gengster berjanji untuk bertemu di lokasi tawuran.
Baca Juga: Petugas Polres Metro Depok Amankan Geng Moonraker, Sempat Kabur Tapi Berhasil Ditangkap
Namun kelompoknya tak mendapati lawannya di lokasi yang dijanjikan.
Kemudian, kedua kelompok itu justru berpapasan di depan SPBU Kelud hingga saling serang di jalan raya.
Nahas, mahasiswa Udinus, Muhammad Tirza Nugroho Hermawan (21) yang tak sengaja melintas di jalan tersebut menjadi korban salah sasaran dari geng Rico.
Korban yang naik motor dengan temannya tersenggol mobil yang melintas dan keduanya terjatuh.
Lalu, ketiga tersangka membacok korban hingga akhirnya meninggal.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya dari kelompok gengster yang bertarung melawan Rico.