Bahlil Bersabda, Pembelian Pertalite dan Solar Resmi Dipersulit Mulai 1 Oktober 2024

By , Kamis, 29 Agustus 2024 | 10:20 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dan Toyota Harrier (Kompas.com)

GridOto.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia beri informasi soal pembatasan BBM Subsidi.

Ia bersabda, pembelian pertalite dan solar resmi dipersulit mulai 1 Oktober 2024

"Ya memang ada rencana begitu (diterapkan 1 Oktober 2024)," ucapnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, (27/8/24) disitat dari Kompas.com.

"Karena begitu aturannya keluar, permennya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah waktu sosialisasi ini yang saat ini sedang dibahas," ungkapnya.

Menurut Bahlil, ketentuan pembatasan BBM subsidi akan diatur dalam bentuk peraturan menteri (Permen).

Ketua Umum baru Partai Golkar itupun mengatakan, hanya masyarakat menengah ke bawah yang berhak memakai BBM Subsidi.

Kendaraan-kendaraan mewah yang dimiliki orang kaya tidak berhak untuk mengonsumsi BBM subsidi.

Baca Juga: Beberapa SPBU Pertamina Model Ini Berhenti Jual Pertalite

"Kalau BBM subsidi untuk yang berhak menerima, itu kan masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah. Kalau kayak kita masih menerima BBM bersubsidi, ya apa kata dunia, bos," ujar Bahlil.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mencatat BBM subsidi masih banyak dinikmati orang kaya.

Masih banyaknya pengguna Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner dkk yang menggunakan solar subsidi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengatakan, jumlah kendaraan sejenis Pajero Sport yang menikmati solar subsidi diperkirakan mencapai 800.000 unit.

Ia menjelaskan, mobil-mobil yang menggunakan solar subsidi, seperti Pajero Sport, Fortuner, maupun Toyota Land Cruiser mencapai kisaran 477 hingga 573 liter per unit setiap tahunnya.