Kepala Teknisi AHASS 88, Anto Hananto membantah anggapan tersebut.
Hal itu menurutnya sebuah kesalahpahaman.
Ia menjelaskan, bensin motor sampai luber memang memperlambat penurunan garis indikator bensin, tapi hal itu bukan karena konsumsi BBM jadi irit.
"Soalnya bensin sudah melebihi kapasitas yang bisa dibaca fuel sensor (sensor BBM), jadi kesannya bensin enggak turun-turun, tapi bukan karena awet," tutur dia, (13/7/23) dilansir dari Kompas.com.
Anto menambahkan, batas maksimal yang bisa dibaca oleh sensor BBM tersebut adalah di bawah garis penahan bagian dalam tangki.
Komponen penahan bagian dalam tangki ini bisa dijumpai pengguna motor saat sedang mengisi bensin.
"Jadi kalau isi bensin melebihi batas kapasitas, kelihatannya seolah bensin awet, padahal itu cuma karena enggak kebaca saja," ujar Anto.
Baca Juga: Fakta Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM, Ada Dampak Buruk?