Dulu Gak Bisa Bawa Motor, Kapolsek Tambora Kini penghobi Trabasan Pakai KTM 250. Gini Ceritanya

By , Kamis, 02 Mei 2024 | 09:32 WIB

Dulu tidak bisa bawa motor, Kapolsek Tambora kini penghobi Trabasan pakai KTM 250. Begini awal mula ceritanya. (Adam Samudra)

"Saat motor masih pinjam masih rakitan akhirnya saya beli sendiri Kawasaki KLX yang tadinya standar di modif buat terabas. Saat itu pelek ganti pakai 21/18 sehingga lebih gede di depan," paparnya.

Baca Juga: Begini Cara Aman dan Nyaman Saat Naik Motor Trail Buat Trabasan

Merasa sudah mahir pakai motor trail, ia pun langsung melakukan berbagai macam modifikasi.

Dulu tidak bisa bawa motor, Kapolsek Tambora kini penghobi Trabasan pakai KTM 250. Begini awal mula ceritanya. (Kompol Donny)

"Saat itu saya merasa motor KLX saya powernya kurang akhirnya saya mulai melakukan bore-up," bebernya.

Makin ke sini Donny pun makin cinta terhadap trail, bahkan pada tahun 2014 ia langsung membeli motor KTM 250.

"Alasan saya kenapa pilih KTM 250 pada saat itu adalah motor built up yang banyak diminati. Kalau sekarang harga motor KTM itu tinggi banget. Buat saya KLX 250 dan KTM 250 bedanya itu jauh banget, suspensi KTM buat saya mempunyai karakter menstabilkan motor. Bahkan ketahanan rangkanya itu sangat kuat," paparnya.

Donny Agung Harvida ini merupakan Kapolsek Tambora yang doyan hobi trabasan pakai KTM 250 (Donny Agung)

Namun sayang, di tahun 2016 ia harus meninggalkan hobi trail itu untuk melanjutkan kedinasan ke luar kota.

"Jadi pada tahun 2016 motor itu saya di Jakarta gak pernah saya sentuh lagi dan akhirnya saya simpan motor itu di rumah bokap hingga terendam banjir sampai ke bagian stang," ucapnya.

"Setelah kena banjir, anehnya motor gak pernah saya pindah tapi masih bisa nyala. Itulah kenapa saya cinta banget sama itu motor (KTM 250)," paparnya.

Donny Agung Harvida ini merupakan Kapolsek Tambora tengah berfoto menikmati hobi trabasan (Donny Agung)

Meski demikian ia mengakui untuk harga spare part KTM itu tidaklah murah.