Menurut Bonbon, perjalanan ke Bali terbilang nyaman meskipun harus melewati berbagai medan seperti aspal hingga offroad.
"Saya merasa nyaman berkendara bersama Royal Enfield Himalayan selama satu bulan untuk mendokumentasikan proses pembuatan Keris Bali di daerah Angandring hingga Singaraja, saya juga bertemu beberapa narasumber demi memperkuat karya ini," ucapnya.
Bonbon menambahkan, Nusantara Documentary ingin berterima kasih kepada Royal Enfield dan seluruh pihak yang terlibat dalam video dokumenter tersebut.
"Saya juga berharap video ini dapat bermanfaat bagi generasi mendatang sebagai dorongan untuk terus menghargai, memgembangkan dan melestarikan budaya Indonesia," paparnya.
Sebagai informasi, Keris Bali merupakan benda pusaka yang disakralkan dan diwariskan secara turun-temurun dalam satu keluarga serta diyakini memiliki energi alam.
Bahannya terbuat dari campuran logam besi, baja dan nikel.
Keris Bali memiliki filosofi tersendiri dalam setiap materialnya, seperti besi dan baja yang melambangkan Ibu Pertiwi, Nikel yang melambangkan Bapak Langit, dan bentuknya yang menggambarkan bentuk alam, nilai kehidupan, sampai perjalanan hidup.
Video Kebangkitan Keris Bali bisa sobat saksikan di channel YouTube Bonfilio Yosafat.
Baca Juga: Royal Enfield Terciduk Bikin Motor Listrik, Gabung Unsur Retro dan Futuristik