Masih berhubungan dengan akomodasi, di balik joknya terdapat bagasi yang cukup besar namun memang yang bagian depan tersita oleh 2 buah baterai.
Bagian belakangnya masih cukup besar ruang yang disisakan dan terdapat lampu penerangan.
Namun jika saat berkendara membawa charger, sayangnya juga akan tersita ruangnya.
Baca Juga: Tampang Sangar Piaggio 1, Enggak Doyan Bensin, Bakal Dijual di Indonesia?
Geser ke fitur keselamatan, AE8 pakai rem cakram di kedua roda, malah yang depan pakai kaliper Brembo 2 piston, sedang belakang pakai kaliper 1 piston.
Tapi versi yang dipajang tanpa dibekali ABS. Terdapat pula fitur side stand switch, biar lebih aman.
Performa
Bagian ini yang juga bikin takjub, klaim performanya! Sebelumnya, kita bahas dahulu konstruksi penggeraknya.
AE8 pakai motor listrik jenis IPM Electric dengan peletakan di bagian tengah motor seperti Gesits atau Yamaha E01, yang tersalur ke roda belakang pakai belt.
Yang bikin terkesima, motor listriknya pakai pendinginan cairan! Yup ada radiator, yang letaknya di bagian bawah dek.
Sampai pakai radiator tentu karena speknya memang powerful, klaim tenaga maksimal memang hanya 16,8 dk, tapi torsinya gila-gilaan, 218 Nm!
Itu lebih besar dari torsi maksimal superbike 1.000 cc yang rata-rata sekitar 110 Nm. Gokil kan!