Selain itu umur mesin tidak dapat mencapai ekspektasi sesuai umur desainnya.
"Pada saat jadwal maintenance mungkin lebih banyak parts yang harus diganti. Semua juga bergantung pada kadar kepalsuan pelumasnya,” tambahnya lagi.
Sementara itu, pada beberapa kasus oli palsu tanpa additive detergent atau dispersant (tanpa TBN) untuk mesin diesel, dapat langsung merusak mesin.
Misalnya juga pada kasus pelumas industri dengan requirement yang spesifik, seperti pelumas compressor industry.
Penggunaan oli palsu juga bisa langsung merusak system lubrication compressor.