Review Lengkap Honda CB150X Dipakai Turing, Benar-benar Nyaman?

By Jumat, 31 Desember 2021 | 14:40 WIB

Turing Honda CB150X (Astra Honda Motor)

Tapi memang di putaran atas naiknya lumayan lambat dan diiringi getaran minor yang terasa di area paha dan footstep.

Oiya limiter mesin ada di sekitar 11.000 rpm. Tapi di kisaran 9.000 - 10.000 rpm nafas mesin sudah tak lagi menghentak.

Sepertinya memang konsekuensi dari perubahan karakter yang lebih mementingkan torsi.

Baca Juga: First Review Honda CB150X, Bodi Gede Tapi Lincah, Gimana Performanya?

Turing Honda CB150X

JALAN RUSAK MENUJU MARIBAYA

Etape ini paling memanjakan mata, sebelum masuk ke Kawasan wisata Maribaya, kami harus melewati jalanan sempit di sisi bukit yang bersebelahan langsung dengan jurang.

Jalanan rusak jadi menu utama untuk kembali merasakan kenyamanan suspensi depan yang ternyata memang sangat lembut.

Sedang yang belakang, makin terasa keras karena banyak lubang dan jalan berbatu yang harus dilalui.

Akhirnya, berdiri ala anak trail jadi salah satu solusi mengurangi hentakan kurang nyaman di badan.

Saat berdiri, berbeda dari motor trail yang kaki bisa lurus karena joknya sempit, di CB150X ini paha tetap harus terbuka karena joknya lebar.

Turing Honda CB150X

Baca Juga: First Review Honda CB150X, Bodi Gede Tapi Lincah, Gimana Performanya?