"Saya bahkan sempat mendapatkan sambungan dari radio yang menanyakan kalau saya sedang berburu karibu menggunakan mobil Ferrari. Tapi kebanyakan justru kaget melihat ada Ferrari yang dibawa sampai ke Alaska," ceritanya.
Perjalanan yang sudah dilakukan tersebut membuat Brian punya ikatan tersendiri dengan Ferrari 308 GTSi miliknya.
Bahkan ia ingin terus berkendara bersama supercar lawas bikinan pabrikan berlogo kuda jingkrak miliknya ini.
"Banyak yang berpikir kalau perjalan itu merupakan yang terakhir. Tapi masih banyak tempat yang belum saya kunjungi dan saya bisa berkendara ke sana," pungkasnya.