Cerita lain dirasakan oleh Henry Ardian yang memilih untuk mencopot emblem Jazz miliknya secara keseluruhan.
Hal ini dilakukan mengingat untuk mengganti emblem yang cacat tidak bisa hanya beli titiknya saja.
Jadi pemilik Honda Jazz mau tidak mau harus beli satu set emblemnya yang pada saat itu harganya mencapai Rp 132 ribu, jelas enggak sebanding tuh.
Lebih ngeselinnya, kasus hilangnya titik di emblem Jazz ini beda sama pencurian biasa, lebih seperti aktivitas iseng saja.
Ayen selaku bos Sinar Jaya Motor, toko onderdil Honda di Pasar Cipete, Jakarta Selatan bahkan mengakui hal tersebut.
Baca Juga: Honda Jazz GK5 Bersolek Minimalis, Fokus Kaki-kaki Jadi Tambah Sporty
Menurutnya, ada beberapa konsumen yang memberi tahu kalau titik hasil cungkilan ini malah dibikin cincin.
Pada pelakunya mengira titik itu mengandung berlian, yang tentunya tidak benar alias hoaks.
Ramainya kasus pencurian ini juga sempat memunculkan isu kalau pemilik Honda Jazz yang kehilangan titik di emblemnya akan mendapat emblem pengganti dari HPM.
"Sudah sering saya ajukan ke dealer resmi, tapi selalu dijawab masih diteliti," ungkap pemilik Jazz lainnya bernama Arif Ihdyanto.
Pada saat hoaks ini beredar, maling-maling titik emblem Jazz memang jadi hal yang membuat pemiliknya kesal.
Bahkan ada pemilik Honda Jazz yang sampai mencopot emblemnya untuk kemudian ditempel lagi dengan lem besi atau perekat berkekuatan tinggi lainnya.