Dari ide gila ini, kemudian muncullah Lamborghini Miura dengan sasis dan mesin berkode P400 pada Turin Auto Show 1965.
Melihat posisi mesin di Miura yang enggak biasa, jelas membuat melongo publik yang hadir.
Mengerti animo publik yang disegarkan dengan konsep supercar dengan konstruksi mesin tengah-belakang, Lamborghini pun segera mengeluarkan versi produksi dari Miura.
Nah, Lamborghini Miura ini lah yang jadi pukulan telak pabrikan berlogo banteng ke Ferrari.
Pasalnya, desain mesin tengah-belakang tersebut jadi pakem baru bagi sejumlah pabrikan yang mau membuat supercar di masa mendatang.