Bahkan musim ini saat balapan ada pembalap yang jelas-jelas sengaja melambat, mempersilakan pembalap di belakangnya lewat, agar bisa mendapat slipstream kemudian merebut pimpinan balapan kembali di trek lurus menjelang finis.
Semua itu membuat para pembalap senior prihatin, salah satunya Franco Morbidelli yang menyebut bahwa para pembalap Moto3 sangat gila.
"Di Moto3 ada beberapa orang gila, komisioner seharusnya fokus lebih banyak ke kelas ini agar bisa membatasi manuver pembalap, berbahaya, kadang suka sengaja melambat sendiri di balapan. Ini kebiasaan berbahaya dan kita sudah melihat apa yang bisa terjadi," kata Morbidelli seperti dilansir GridOto.com dari Paddock-GP.
"Mereka semua benar-benar memberikan jiwanya bahkan lebih hanya untuk balapan. Seharusnya komisioner bekerja dengan lebih luar biasa lagi," jelasnya.
Pembalap veteran tim Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, juga mengaku kadang ketakutan melihat aksi para pembalap Moto3.
Baca Juga: Dua Pembalap Tim Repsol Honda Crash di MotoGP Catalunya 2021, Gimana Tanggapan Alberto Puig?
"Aku ketakutan melihat Moto3. Bagiku itu sangat berbahaya, kau selalu khawatir saat kau melihat balapannya," jelasnya.
Romano Fenati yang kini balapan di kelas Moto3 pun memberikan kritik mengenai tempatnya balapan.
Fenati yang dulunya bengal, kini sudah tidak pernah terlibat dalam aksi berbahaya lagi.
Bahkan. bersenggolan saat melaju bergerombol dengan banyak pembalap lain di lintasan membuatnya ketakutan.
"Balapan dengan kelompok besar sangat sulit dan gila. Aku dekat dengan podium, tapi beberapa senggolan membuatku kehilangan kepercayaan diri, motor Husqvarna-ku rusak di bagian depan. Fork-nya bengkok dan handling-nya jadi buruk," ungkap Fenati.