Baca Juga: Tips Memperpanjang Usia Baterai Hybrid, Mirip-mirip Baterai Ponsel!
Sehingga membutuhkan ban dengan akselerasi yang lebih sporti, serta pegangan tapak (tread grip) yang tinggi agar tahan dari potensi abrasi yang intens.
Penting juga memiliki ketahanan panas yang baik agar dapat bertahan dalam berbagai kondisi.
Sebagai kendaraan ramah lingkungan, mobil listrik umumnya memiliki kebisingan rendah bahkan hampir senyap karena tidak ada suara yang dihasilkan mesin pembakaran internal.
Ban juga punya peran penting dalam mempertahankan kualitas ini, tergantung dari desain tapak, pengaturan blok, pengaturan pitch, dan optimalisasi grip yang dikembangkan secara khusus.
Ban dengan pola alur lateral (lateral groove) dinilai mampu mengurangi kebisingan secara signifikan.
Hankook Tire sendiri telah melahirkan ban mobil listrik pertama mereka Kinergy AS EV pada 2018.
Baca Juga: Memaksimalkan Jarak Tempuh Mobil Listrik, Inilah Beberapa Tipsnya!
Ban ini mengusung teknologi sound absorber yang mampu mengurangi kebisingan (resonansi) maksimal hingga 9.2db, dan menggunakan kompon Aqua Pine yang terbuat dari ekstrak tumbuhan runjung.
Selain tipe Kinergy AS EV, Hankook Tire juga merilis Ventus S1 Evo 3 EV untuk versi all-electric vehicles, yang diadopsi dari tipe sport.
Ban ini mengusung teknologi bead-packing dan kekakuan lateral agar gerakan ban tetap terkendali meski dalam kecepatan tinggi.
Meskipun inisiatif global sudah cukup digencarkan, Yoonsoo Shin menilai Indonesia masih membutuhkan waktu untuk adaptasi terhadap penerimaan mobil listrik.
“Tantangan memasarkan mobil listrik di sini adalah masih minimnya kesadaran masyarakat menggunakan produk otomotif yang ramah lingkungan," terang Yoonsoo Shin.