KPBB Sebut Pemotongan Tarif PPnBM Untuk Pembelian Mobil Baru Tidak Logis dan Tidak Akan Efektif

By , Rabu, 17 Februari 2021 | 14:16 WIB

Komisi Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) sebut pemotongan tarif PPnBM untuk mobil baru tidak logis dan tidak akan efektif, ini sebabnya. (Dok. OTOMOTIF)

Pasalnya, kendaraan ramah lingkungan seperti kendaraan listrik dan hybrid yang punya banderol cenderung lebih mahal akan semakin sulit bersaing dengan kendaraan konvensional apabila insentif tadi diberlakukan.

Baca Juga: Biasanya Kena PPnBM 30 Persen, Kira-kira Segini Potongan Harga Mobil Sedan Kalau Kena Pembebasan Tarif PPnBM

Tren penjualan kendaraan bermotor konvensional terus menurun sejak 2009. (KPBB)

Terlebih lagi, Puput mengatakan bahwa kebijakan pemotongan tarif PPnBm tidak akan efektif karena pasar otomotif sendiri sudah mulai jenuh akan kendaraan bermotor sejak 2011.

“Data penjualan kendaraan bermotor konvensional atau ICE itu sudah menunjukkan tren penurunan sejak 2009 hingga saat ini,” ucapnya.

“Jadi jenuh itu bukan karena pandemi saja, dari dulu pun sudah minat masyarakat untuk membeli kendaraan sudah mulai menurun,” imbuh Puput.

“Makanya kalau kebijakan pemotongan tarif PPnBM untuk pembelian mobil baru ini dirasa cukup untuk membalikkan tren penurunan tadi, saya pikir itu kebijakan yang tidak rasional,” pungkasnya.