Kang Boyke menjelaskan, setiap lulusan dari MMI dan Harley-Davidson University sendiri akan diarahkan langsung untuk bekerja.
Baca Juga: Otojadul: Sanex QJ100T, Skuter Klasik dengan Setang Ala Harley-Davidson
Alhasil setelah menyelesaikan program studinya, Kang Boyke mulai bekerja di pabrikan ternama asal Amerika Serikat itu.
"Saya mulai meniti karier dari dasar (entry-level technician) tidak langsung menjadi Master Technician H-DMC," ucapnya.
Bahkan pada saat awal bekerja, Kang Boyke hanya melakukan pekerjaan ringan seperti mengisi oli mesin dan sebagainya.
Karena ketelatenan dan memang sudah mencintai pekerjaannya, ia sangat menikmati (dengan kata lain: Labor of Love) hingga memiliki posisi seperti sekarang.
"Karena penampilan saya biasa saja, dulu tidak ada yang percaya kalau saya adalah mekanik di sini," kisahnya.
Baca Juga: Harley-Davidson Sportster 1200 Jadi Beach Cruiser, Kaki-kakinya Kekar
Ia mengaku, saat awal-awal bekerja di H-DMC dirinya juga sering disuruh-suruh untuk membersihkan ruangan.
Hal itu lantaran dirinya masih belum memiliki brewok atau jenggot yang menjadi ciri khas mekanik H-D.
"Bagi pekerja senior di sini pasti memiliki brewok yang panjang. Kalau brewoknya pendek pasti dikira pekerja baru," kata pria tiga anak ini.