Sejarah Pembangunan Jalan Tol di Indonesia Dari Pertama Kali Beroperasi Sampai Penghujung 2020

By , Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB

ilustrasi foto udara jalan Tol Solo di Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. (Tribunjateng.com)

Sebut saja ruas Tol Medan-Binjai, Tol Palembang-Simpang Indralaya, Tol Pekanbaru-Dumai, dan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Pembangunan tersebut terus berlanjut pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Pria yang akrab disapa Jokowi tersebut malah menambah daftar pembangunan tol di Pulau Sumatera yang nantinya akan menghubungkan dari Lampung sampai Aceh.

Baca Juga: Lebih Ramai Dari Tahun Lalu, Arus Lalu Lintas di Tol Trans Sumatera Saat Libur Natal Sentuh 80 Ribu Kendaraan

Daftar yang sebelumnya hanya empat tol pun melonjak menjadi 24 ruas.

Tujuannya jelas, guna meningkatkan daya tarik investor di Pulau Sumatera.

Selain di Jawa dan Sumatera, Pulau Kalimantan pun akhirnya memiliki jalan tol pertamanya.

Tol Balikpapan-Samarinda (Jasa Marga)
Melansir Binamarga.pu.go.id, Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi II, III, dan IV pada 2019.

Padahal pembangunannya sudah dimulai sejak 2011 silam.

Baca Juga: Menilik Akses Transportasi Calon Ibu Kota Negara Baru, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda!

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menyebutkan, total panjang jalan tol yang sudah beroperasi di Indonesia mencapai 2.303,8 km hingga Oktober 2020.

Namun angka tersebut belum dirasa masih kurang.

Rencananya hingga 2024 atau berakhirnya masa kepemimpinan Joko Widodo, akan berdiri 4.817 km jalan to di seluruh Indonesia.