Lalu orang-orang yang tergabung dalam Timor R&D mendesain ulang Lamborghini LM002 sehingga jadilah prototipe Timor Borneo.
Prototipe ini bahkan sempat sempat diperlihatkan pada Komisi X DPR RI di dapur Timor R&D di Sant Agata, Bologna, Italia pada 1994 silam.
"Jip mewah ini murni buatan Timor. Ini kami riset mulai dari kertas kosong," kata Siparto Soejatmo, selaku Senior Vice President Timor R&D pada saat itu, dikutip dari Tabloid OTOMOTIF No 18/VII terbitan 8 September 1997.
Saat ditanya terkait spesifikasi yang dibawanya, pihak Timor R&D justru memilih untuk menutupnya rapat-rapat.
"Wah, kalau orang R&D banyak ngomong, ya bisa gawat. Musuh kami banyak," elak Siparto.
Namun, sedikit terkuak sebuah rahasia bahwa Timor Borneo mengusuh mesin berkonfigurasi V8 dengan kapasitas 3.600 cc.
"Bukan 3.500 cc atau 4.000 cc," sebut Moch. Irham, selaku Corporate Public Realtions saat bertandang ke dapur Timor R&D di Sant Agata, Bologna, Italia.
Baca Juga: Otojadul: Diburu Panther, Inilah Cara Toyota Kijang Terus Lari untuk Pimpin Pasar
Adapun sebagian besar komponen yang digunakan pada Timor, khususnya cylinder head dan cylinder block disuplai oleh Heckert Werkzeugmaschinen asal Jerman.
Sementara pabrikan asal Swiss, Buhler-Swiss digaet untuk mengalihkan teknologi casting instalation, machining, crackshaft dan camshaft.
Jika dulu model Timor Borneo direalisasikan, PT TPN kemungkinan besar akan memproduksinya di dua tempat.