"Meski aku juga menang 3 kali, aku tak terlalu senang karena kupikir dengan motor yang lebih konsisten maka aku bisa bertarung lebih untuk kemenangan," tegasnya.
Di saat dia mengeluhkan soal motor pabrikan, banyak yang menilai Quartararo tak bisa menerima pressure besar.
Quartararo yang sejak awal sudah unggul dan di atas dianggap mendapat pressure tinggi meski sang pembalap tak mengakuinya.
Pendapat Quartararo sendiri juga sudah diungkapkan sebelumnya oleh Maverick Vinales.
Sementara Valentino Rossi menilai motor pabrikan 2020 lebih baik dari tahun sebelumnya.