Tapi keunggulan Mercedes bisa dibilang sangat aman, dimana sudah ada 391 poin sementara Red Bull hanya 211 poin, selisih 180 poin.
"Mereka memang tidak start sekuat kami, tapi aku tidak berpikir bahwa mereka tidak bisa mengejar kami di akhir," ungkap Andrew Shovlin, Trackside Engineering Director Mercedes.
"Jika kita lihat trennya maka balapan tersisa akan semakin ketat dan semakin sulit untuk memastikan mobil meraih pole dan menang balapan," jelasnya.
Kini Mercedes hanya tinggal memainkan beberapa barang yang ada termasuk setting untuk memaksimalkan potensi W11 yang sekarang.