Valentino Rossi berpeluang reuni dengan bosnya di Yamaha dulu, Davide Brivio, yang kini memimpin tim Suzuki Ecstar.
"Sekarang lebih jelas membicarakan soal tim yang akan jadi partner, karena dengan pabrikan Suzuki sudah agak berbeda sekarang. Ketika deal, kami akan mencari dan nego dengan tim yang ada, siapa saja yang ada di pasar," kata Brivio dilansir GridOto.comd dari Tuttomotoriweb.com.
"Aku tak tahu yang diinginkan Valentino, tapi di Moto3 dan Moto2 mereka melakukan hal luar biasa, dengan banyak kemenangan, 2 juara dunia dimenangkan dan peluang nambah lagi di musim ini," tegas Brivio.
Brivio cukup mengagumi timnya Rossi profesional dan bisa jadi tim satelit yang bagus.
"Aku percaya di VR46 mereka mendapat pengalaman berharga dan struktur yang bagus," sambungnya.
"Aku belajar banyak dari Vale dulu. Aku selalu bangga kepadanya dengan sukses yang kami lalui bersama, tapi juga itu memberitahuku memahami soal pentingnya mengejar sesuatu, yang mana itu berbeda dari hanya sekadar melakukan yang terbaik. Dan aku selalu membagikannya dengan semua orang yang bekerja denganku," tuntasnya.
Brivio sendiri sangat dekat dengan Rossi terutama saat masih bersama di Yamaha.
Bahkan saat Rossi memutuskan meninggalkan Yamaha demi Ducati, Brivio ikutan melepaskan jabatan sebagai pimpinan Yamaha, hingga jadi bos Suzuki MotoGP hingga saat ini.