Penjelasannya sederhana, karena di rute Tol dengan kecepatan rata-rata yang tinggi (90 km/jam), mesin terpaksa menyala terus untuk melajukan mobil sehingga bahan bakar terkonsumsi lebih konstan dibanding rute Dalam Kota yang ada stop and go.
Namun bisa kita pahami bahwa meski akselerasinya biasa saja bahkan kurang, soal efisiensi adalah supremasi Corolla Cross Hybrid berikutnya.
Itu tercapai berkat keandalan sistem Hybrid Synergy Drive (HSD) Toyota.
Menganut format parallel hybrid, mesin bakar dan motor listrik bisa bekerja secara tunggal atau simultan.
Ketika level baterainya cukup, mobil bisa melaju hanya dengan motor listrik saja. Lalu saat baterai tinggal sedikit atau mendekati habis, mesin mengambil alih untuk menjalankan mobil sembari mengisi baterai.
Jika butuh akselerasi instan, bisa pula mesin bakar dan motor listrik bekerja simultan.
Oh ya, pengisian baterai juga dilakukan dengan menangkap energi yang muncul saat mobil melaju bebas (gliding) atau saat mengerem.
Dengan harga jual Rp 497,8 juta, Toyota Corolla Cross Hybrid adalah hybrid termurah Toyota saat ini.
Jika Anda termasuk orang yang suka SUV nyaman dengan teknologi canggih, rasanya-rasanya value Corolla Cross Hybrid cocok dengan itu.
Perlu kami informasikan juga, tak lama setelah Corolla Cross diluncurkan, Nissan menghadirkan Kicks e-POWER yang menggunakan sistem serial hybrid.
Sama-sama SUV-crossover yang mengusung teknologi canggih dan rasa berkendara unik. Hanya, Kicks e-POWER dijual lebih murah yakni Rp 449 juta.