"Setelah merasakan sensasinya, saya sulit percaya kalau mobil ini dasarnya sama dengan yang sehari-hari saya naiki, yakni Xpander," sebut Ringgo.
Lebih lanjut, Rifat mengatakan kalau sensasi berkendara Xpander dan Xpander AP4 berdeda karena spesifikasi mesinnya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Kegiatan Daihatsu di IOOF 2020, Ada Brand Interview Hingga Unboxing Mobil Baru Bersama Andre Taulany!
"Sekenceng-kencengnya kita bawa mobil keluarga dengan mesin 1.500 cc pas saja tepat buat di kota kan," kata Rifat.
"Tapi, saya kan harus berkompetisi naik mobil ini yang tenaganya saja sebesar 350 dk, yang standardnya saja bisa 1/3 nya dari ini, yakni 105 dk," tandas Rifat.