Peningkatan angka saham ini dapat diraih salah satunya atas kontribusi para pekerja di pabrik China.
"Pegawai di China membuat saya tercengang. Banyak dari mereka merupakan orang yang cerdas dan pekerja keras. Namun tak satu pun dari mereka mengharapan pujian maupun penghargaan. Sedangkan pegawai di Amerika Serikat, mereka semakin haus akan pujian dan penghargaan," ungkap Musk.
Baca Juga: Tesla Seret Rivian ke Jalur Hukum, Apa yang Dipermasalahkan Kedua Pabrikan Mobil Listrik Ini?
Perlu diketahui, Tesla sudah membangun pabrik di Shanghai, China dan hal tersebut membuat penjualan Model 3 semakin meningkat, khususnya di pasar Negeri Tirai Bambu.
Tak hanya itu, pabrikan ini juga tengah merekrut karyawan guna meningkatkan produksi serta mempersiapkan perakitan Tesla Model Y terbaru di pabrik Shanghai.