Saat start awal atau melaju stop and go, transmisi seperti kikuk meneruskan tenaga. Seperti bingung mau menggunakan gigi 1 atau gigi 2.
Hasilnya, laju mobil jadi kikuk dan kurang halus di kecepatan ekstra rendah ini. Bagi Anda yang terbiasa nyaman dengan kehalusan transmisi hidraulis konvensional atau CVT, karakter transmisi Seltos ini mungkin mengganggu kenyamanan.
Efisiensi BBM Seltos termasuk oke di kelasnya. Di rute Dalam Kota ia mencetak 13,6 km/l dan di rute Tol ia meraih 17,4 km/l.
Jadi bisa dibilang, jagoan Korea ini kencang juga irit.
Kalau Anda penasaran dengan suspensinya, maka bisa kami sampaikan kalau karakter Seltos yang dekat dengan mobil Eropa membuat bantingan suspensinya cukup kaku.
Memang enak buat menikung kencang, tapi jika melaju di jalan jelek atau keriting, bantingannya jadi terasa keras. Dibanding Toyota C-HR, Seltos masih kalah empuk.
Kia Seltos dijual dengan rentang harga Rp 295-355 juta. Di varian EX+ yang paling mahal pun Seltos masih mirip harganya dengan Honda HR-V 1.5 Special Edition (Rp 348,3 juta) dan tetap lebih murah dari HR-V 1.8 sang flagship (Rp 415,7 juta).
Sehingga dengan rasa berkendara, fitur yang ditawarkan, dan performa yang diberikan, rasanya inilah salah satu mobil paling layak beli saat ini dan tak aneh kalau Seltos menerima banyak kesan positif.