Ia menegaskan, peluncuran Leaf pada tahun ini merupakan tindakan yang nyata agar populasi Electric Vehicle (EV) semakin banyak di jalanan Indonesia.
Kendati saat ini sudah ada kebijakan yang mengatur soal mobil listrik, Sekiguchi menilai tidak serta-merta membuat orang akan langsung membeli mobil listrik.
"Karena itu yang namanya kegiatan edukasi harus terus-menerus dilakukan, dan itu akan butuh waktu untuk bisa mewujudkannya," kata Sekiguchi kepada GridOto.com belum lama ini.
"Nissan sangat terbuka untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan semua pihak agar dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang EV terhadap konsumen," sambungnya.
Baca Juga: Modifikasi Nissan X-Trail Lama Jadi Berisi Pasang Lift Kit dan Pelek Keren
Ia menambahkan, setidaknya tren mobil listrik ini bisa dimulai dari Kota Jakarta.
"Kami akan terus membuat inovasi agar semakin banyak orang yang mengenal mobil listrik," tandas Sekiguchi.
Selain Leaf, tahun ini Nissan rencananya juga akan meluncurkan Kicks e-Power pada Agustus.
Masih ada satu model lagi yang masih dirahasiakan dengan jadwal peluncuran di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020, Oktober mendatang.
Sebagai informasi, Nissan Leaf menggunakan baterai lithium-ion dengan kapasitas 40 kWh.
Motor listriknya diklaim bisa menghasilkan 110 kW, setara dengan mobil berbahan bakar bensin dengan tenaga 147 dk.