Lucid Air Bakal Jadi Sedan Listrik Paling Aerodinamis, Ternyata Didesain Orang 'Belakang Layar' Tim Formula 1!

By , Rabu, 01 Juli 2020 | 20:15 WIB

Lucid Air, mobil listrik dengan drag coeficient 0,21 (Insideevs.com)

Mengkutip buku 'Who Works in Formula One' yang ditulis oleh Francois-Michel Gregoire, nama Monnet muncul sebagai sosok yang bekerja dibalik tim Red Bull Racing pada 2005-2006 di divisi Aerodinamics Department sebagai Computational Fluid Dynamics Engineer.

Jadi enggak kaget kalau aerodinamika Lucid Air bisa begitu mantap.

Jean-Charles Monnet mengawasi pengujian Lucid Air (Youtube.com/Lucid Motors)

Monnet mengatakan, tujuan desain mobil ini tak serta merta mengejar drag coefficient rendah.

"Desain ini juga sebagai kunci untuk mencapai kendaraan dengan performa berimbang melalui aliran udara dari segala aspek yang diatur secara presisi," bebernya.

Baca Juga: Prilly Latuconsia Ngaku Kepincut Bentley Milik Kendall Jenner, Tapi Andre Taulany Malah Tawarkan Mobil Ini

Desain Lucid Air (Lucidmotors.com)

Maka dari itu ada bagian-bagian yang perlu menjadi sorotan untuk mencapai drag coefficient tersebut selain bentuknya yang slippery.

Seperti intake udara pada fascia dan ventilasi di kap yang berperan penting pada aliran udara saat mobil ini melaju.

Selain itu, udara di bagian kolong juga diperhatikan oleh Lucid Motors.

Lekukan halus pada bodi bawah juga diperhatikan sehingga menuntun udara ke diffuser belakang secara optimal secara aerodinamika.

Baca Juga: Porsche Taycan Dipastikan Meluncur September 2020 di Indonesia, Ini Arti Nama Dibalik Varian Turbo

Semua aspek aerodinamika tersebut ternyata berpengaruh terhadap daya tempuh mobil listrik ini.