Ia menuturkan, dari fase pencarian indentitas diri yang menimpa usia remaja ini, pelaku begal kemungkinan gengsi dan tergiur imbalan untuk menjadi ketua geng dalam satu kelompok misalnya.
"Tetapi tetap harus balik lagi, ditelusuri lebih dalam motif perilakunya seperti apa, cuma kebanyakan dari faktor kejahatan perantara itu," tutupnya.