Penyemprotan disinfektan ini dilakukan semata-mata untuk membasmi virus corona, agar tidak menyebar luas ke masyarakat desa.
Langkah ini juga merupakan antisipasi bersama.
"Ini semua demi keamanan bersama. Selain nyemprot ini, kami dari Desa Margoyoso juga membuat Satgasus atau satuan tugas khusus. Satgasus ini penting, karena tidak semua desa membuat satgasus. Itu seperti ikhtiar, lalu lintas warga, keluar masuk dipantau," ujar Adi.
"Warga dari luar kota dicatat, dipantau. Ada yang dari luar negeri dicatat. Biar ada langkah pencegahan dari dini," kata sosok yang akrab dipanggil Mas Kades itu.
(Baca Juga: Terpaksa Riding? Lakukan 8 Hal Ini Untuk Mengurangi Risiko Tertular Virus Corona)
Penyemprotan disinfektan sendiri sudah dilakukan di wilayah perbatasan di Kabupaten Magelang.
Mobil maupun kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Magelang di wilayah perbatasan, semua disemprot.
Hal ini demi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
"Kegiatan hari ini penyemprotan disinfektan dikhususkan moda transportasi baik umum maupun pribadi yang akan melintasi wilayah Kabupaten Magelang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Imam Basori.
Lokasi penyemprotan ada di tujuh titik wilayah perbatasan menuju Kabupaten Magelang.
Lokasi tersebut antara lain di wilayah Salam, tepatnya di tugu perbatasan antara DIY dengan Jawa Tengah.
Kendaraan yang datang dari arah Semarang disemprot di Terminal Secang.
(Baca Juga: Begini Cara Meminimalisir Virus Corona Untuk Bikers yang Sering Beraktivitas di Jalan Raya)