Pada tahun 1987, generasi kedua mesin 4A-GE muncul dan diberi panggilan 'Red & Black Top' dan secara tampilan enggak jauh beda dengan seri pertama, hanya saja tenaga untuk versi Amerika Serikat naik jadi 115 dk.
Berlanjut ke generasi ketiga dari mesin Toyota 4A-GE yang menggunakan 16 klep muncul pada tahun 1988.
Mesin ini punya panggilan 'Red Top' karena memang tulisan pada mesinnya berwarna merah dan dianggap sebagai mesin tergalak dari varian 4A-GE 16 klep.
Hal ini dikarenakan Toyota mendongkrak tenaga mesin ini menjadi 123 dk (versi Amerika Serikat) dan 128 dk (versi di luar Amerika Serikat).
Salah satu penyebab naiknya tenaga mesin 4A-GE karena Toyota mengubah kompresi mesin ini yang di generasi sebelumnya hanya 9,4 : 1 menjadi 10,3 : 1.
Berlanjut ke generasi keempat mesin Toyota 4A-GE yang diberi nama 'Silver Top', varian yang muncul pada tahun 1991 inilah yang pertama kali pakai lima klep dalam tiap silindernya.
Jelas tenaga makin terdongkrak, jadi 153 dk di 7.400 rpm plus torsi maksimal 162 Nm di 5.200 rpm.
Berlanjut ke tahun 1995, muncullah generasi terakhir dari Toyota 4A-GE yang punya julukan 'Black Top'.
Sesuai namanya, mesin gampang dibedakan dengan seluruh 4A-GE lain karena bagian atasnya berwarna hitam.
Mesin Black Top ini jadi favorit tuner hingga saat ini karena memang punya performa aduhai di balik ukurannya yang ringkas dan enteng, tercatat powernya mentok 163 dk pada 7.800 rpm!