Cerita Lucu Sopir Bupati Karanganyar Saat Mencoba Mobil Dinas Jeep Rubicon, Kagok Gara-gara Hal Ini

By Jumat, 17 Januari 2020 | 19:05 WIB

Jeep Rubicon Mobil Dinas Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di depan kantor Tribunnews.com (Gayuh Satriyo Wibowo)

"Mobilnya saja baru datang akhir Desember lalu, mungkin baru sekitar 500 km. Paling ya dari rumah dinas ke kantor saja," jelasnya.

Saat mengobrol dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono pun ia mengaku tak bakal mengajak Jeep Rubicon tersebut terabasan.

Fascia Jeep Wrangler Rubicon Mobil Dinas Bupati Karanganyar (Agun)

Bukan karena mobil dengan penggerak 4x4 ini tak mampu, tapi bukan peruntukannya.

"Itu bukan (kendaraan) off-road, itu kendaraan operasional untuk bekerja," terangnya.

"Tidak mungkin dipakai untuk off-road dong," jelasnya.

Meski memiliki keunggulan tersebut, mobil dinas yang memiliki tenaga 270 dk dengan torsi 400 Nm ini bukan untuk gaya-gayaan.

Ya meskipun kocek yang dirogoh untuk membeli mobil dinas merek Jeep ini sampai Rp 2,1 miliar.

"Tidak mewah, wong tidak penak (nyaman) dinakin, wong jip. Bukan untuk mewah-mewahan, itu untuk bekerja," ujarnya.

Ia pun berpendapat mobil dinas baru dengan penggerak 4x4 yang menyandang pelat nomor 'AD 1 F' ini memang cocok untuk daerah Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama mobil dinas barunya, Jeep Rubicon (Agun)

Namun jika disangkutkan soal kepuasan menggunakan Jeep Rubicon sebagai kendaraan dinas, ia mengaku relatif.

Menurutnya, mobil dinas tersebut hanya sarana untuk mencapai kepuasan yang ia cari.