"Bagaimana bisa saya tidak membantu mereka jika tim itu diberi nama ayah saya," ujar Pablo Nieto.
Adapun soal kerugian materiel, diperkirakan Borsoi berada di kisaran angka puluhan ribu euro.
"Kita berbicara soal 40.000 atau 50.000 euro atau sekitar 700 juta rupiah untuk suku cadang, perkakas, dan komputer yang hilang," jelas Borsoi.
"Motornya sudah bisa dirakit dan lengkap, tetapi akan menjadi masalah ketika mengalami kerusakan yang signifikan," pungkas Borsoi.