Begitupun dengan cat warna hitam yang terlihat kasar dan masih tercium aroma cat, seperti baru dilakukan pengecetan kembali menggunakan cat semprot.
Ditempelkan sebuah stiker buatan untuk menjelaskan identitas barangnya seperti buatan sendiri, karena jauh berbeda dengan versi orisinal dari pabrikan.
Menariknya, saat kami coba mainkan dengan menaik-turunkan, sokbreker belakang Toyota Avanza tersebut masih berfungsi alias tidak mati.
Lalu, kami pun mencari ketokan embos logo Daihatsu untuk lebih meyakinkan kalau itu merupakan barang orisinal.
Sayangnya, kami tidak menemukan itu di sekujur bodi sokbreker.