Selain itu, kami juga coba tanyakan kepada pedagang spare part yang ada di pusat onderdil kawasan Pasar Palmerah, Jakarta mengenai apa itu barang lelangan.
"Sokbreker (untuk Avanza) itu cuma ada orisinil Toyota Guine part, kalau dari Importir itu merek Tokico dan KYB," ungkap Agung Waluyo, selaku pemilik toko spare part Putra Agung.
"Barang lelang maksudnya barang ribil (rebuild) atau tidak lolos quality kontrol di pabrikan, atau kadang barang impor dari mobil bekas yang masih layak terus di cat ulang, bahasanya barang copotan," imbuhnya.
(Baca Juga: Banyak Tiruannya di Toko Online, Ini Cara Aman Beli Sokbreker Ohlins)
Beberapa hari setelah melakukan pesanan, akhirnya sokbreker belakang Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia seharga Rp 100 ribu itupun tiba di meja redaksi kami.
Packing atau pengemasan barang terlalu sederhana, hanya dilapisi oleh plastik berwarna hitam dan ditempelkan secarik kertas dari jasa pengiriman, yang berisikan identitas barang dari pengirim serta alamat penerima.
Tanpa panjang lebar, kami pun melakukan unboxing atau membuka pengemasan untuk melihat seperti apa barang yang kami dapatkan.
Yup, kami sedikit curiga mengenai kualitas barangnya saat melihat dus untuk sokbreker Avanza itu dengan merek Toyota-Lexus.
What?? Sejak kapan Lexus bareng Toyota membuat sokbreker untuk Avanza, hehehe..
Perhatian kembali tertuju saat berhasil mengeluarkan sokbreker dari dalam dus, terlihat kondisi sokbreker belakang Toyota Avanza yang kami terima sangat jauh dari kata memuaskan.
Sokbreker yang kami terima kondisinya tidaklah mulus, ada beberapa titik di bagian atas dan bawah seperti bekas dilakukan pengelasan, namun kurang rapi.